Page 159 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 159

kepentingan    nasional    yang    telah   disebutkan    sebelumnya.
                  Keberhasilan  pencapaian  kepentingan  nasional  Indonesia,  yang
                  mencakup  negara  yang  utuh  dan  persatuan  bangsa,  mungkin  sulit
                  dicapai  tanpa  konsep  wawasan  nusantara.  Hal  ini  karena  wawasan
                  nusantara  adalah  pandangan  geopolitik  yang  mempertimbangkan
                  faktor-faktor  geografis  dan  strategis  dalam  pembuatan  kebijakan
                  politik. Dalam konteks ini, geopolitik adalah ilmu yang mempelajari
                  hubungan  antara  faktor  geografi,  strategi,  dan  politik  suatu  negara,
                  serta  bagaimana  pandangan  terhadap  wilayah  dan  geografi  negara
                  tersebut memengaruhi kebijakan nasionalnya. Banyak teori geopolitik,
                  seperti  teori-teori  yang  disebutkan  di  akhir  teks,  yang  mendukung
                  pemahaman ini.

                  8.4.  Perjalanan Wawasan Nusantara di Indonesia
                  Dengan  munculnya  konsep  Wawasan  Nusantara,  wilayah  Indonesia
                  memperluas batasannya, dengan segala kekayaan alam, biodiversitas,
                  dan beragam penduduk yang menghuni berbagai daerah di dalamnya.
                  Namun,  penting  untuk  dicatat  bahwa  konsep  Wawasan  Nusantara
                  juga  mengajak  semua  warga  negara  untuk  melihat  keragaman  dan
                  keluasan  wilayah  ini  sebagai  satu  kesatuan  yang  utuh.  Kehidupan
                  politik, ekonomi, sosial budaya, serta aspek pertahanan dan keamanan
                  dalam konteks negara menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

                  Luasnya wilayah Indonesia, tentu saja, membawa tantangan tersendiri
                  bagi  bangsa  ini  dalam  mengelolanya.  Wilayah  yang  luas  ini
                  menciptakan  potensi  ancaman,  tetapi  sebaliknya,  juga  memberikan
                  peluang keunggulan dan manfaat.

                  Anda  dalam  kelompok  telah  mengidentifikasi  potensi  positif  dan
                  negatif  yang  dimiliki  oleh  wilayah  Indonesia  yang  kaya  ragam  ini.
                  Potensi  positif  tersebut  perlu  diungkap,  dimanfaatkan,  dan
                  dioptimalkan sebaik mungkin untuk kesejahteraan rakyat. Contohnya,
                  Kabupaten  Simalungun  di  Sumatera  Utara  memiliki  potensi  panas
                  bumi  yang  dapat  digunakan  untuk  pembangkitan  energi  listrik.
                  Sementara itu, potensi negatif harus diantisipasi, diatasi, dan diawasi
                  dengan ketat agar tidak membahayakan atau mengganggu kehidupan
                  masyarakat.  Sebagai  contoh,  daerah  Klaten  dan  Magelang  rawan
                  terhadap ancaman letusan gunung Merapi.




                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     157
   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164