Page 168 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 168
pembangunan, dan mempertahankan kedaulatan negara serta
melawan segala bentuk ancaman.
Setelah memahami tiga wajah ketahanan nasional ini, mari kita
lanjutkan dengan menjelajahi definisi ketahanan nasional dari
berbagai sumber.
9.2.2. Dimensi dan Lapisan Ketahanan Nasional
Selain tiga wajah atau pemahaman tentang ketahanan nasional,
ketahanan nasional Indonesia juga mencakup berbagai dimensi dan
konsep ketahanan berlapis. Karena aspek-aspek alamiah dan sosial
mempengaruhi kondisi ketahanan nasional, maka dimensi ketahanan
Indonesia juga berkembang sesuai dengan berbagai bidang
kehidupan.
Dalam konteks nasional dan sebagai konsepsi kenegaraan, ada istilah
"ketahanan nasional." Selanjutnya, berdasarkan aspek-aspeknya,
terdapat ketahanan nasional dalam bidang politik, sosial, ekonomi,
budaya, pertahanan, dan keamanan. Ini juga memunculkan istilah
seperti ketahanan politik, ketahanan budaya, ketahanan sosial,
ketahanan ekonomi, dan ketahanan pertahanan keamanan. Lebih
lanjut, dalam tingkatan kehidupan yang lebih kecil, kita dapat
menemukan istilah seperti ketahanan energi, ketahanan pangan,
ketahanan industri, dan sebagainya.
Konsep ketahanan nasional yang berlapis menunjukkan bahwa
ketahanan nasional bukan hanya tentang aspek militer atau
pertahanan keamanan semata, tetapi juga mencakup berbagai aspek
kehidupan yang mencakup politik, sosial, ekonomi, budaya, dan
lainnya. Oleh karena itu, pemahaman tentang ketahanan nasional
tidak bisa terbatas pada satu dimensi saja.
9.2.3. Bela Negara Sebagai Upaya untuk Mewujudkan
Ketahanan Nasional
Istilah "bela negara" dapat ditemukan dalam Pasal 27 Ayat 3 UUD NRI
1945, yang menyatakan bahwa "Setiap warga negara berhak dan wajib
ikut serta dalam upaya pembelaan negara." Pasal ini dimaksudkan
untuk mengukuhkan konsep yang dianut oleh bangsa dan negara
Indonesia dalam hal pembelaan negara, yaitu bahwa upaya bela
negara bukan hanya hak tetapi juga kewajiban setiap warga negara.
Pendidikan Kewarganegaraan 166

