Page 99 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 99

oleh  keinginan  balas  dendam.  Konflik  yang  tersembunyi  ini  bersifat
                  laten  karena  proses  sosialisasi  kebencian  berlangsung  di  berbagai
                  aspek sosial dalam masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, kampung,
                  tempat ibadah, media massa, organisasi massa, organisasi politik, dan
                  lainnya.

                  Ketika  kita  melihat  proses  integrasi  bangsa  Indonesia,  kita  menemui
                  kendala  dalam  mengembangkan  kesepakatan  nilai  secara  alami  dan
                  partisipatif  (integrasi  normatif).  Sebaliknya,  terlalu  sering  kita
                  mengandalkan  pendekatan  kekuasaan  (integrasi  koersif).  Dengan
                  demikian,  untuk  membangun  Indonesia  yang  baru,  kita  perlu
                  mengubah  struktur  keseluruhan  tatanan  kehidupan  yang  telah  ada
                  sebelumnya. Inti dari cita-cita ini adalah membangun masyarakat sipil
                  demokratis yang mampu menjalankan kewajiban dan hak negara serta
                  warga  negara  secara  seimbang.  Indonesia,  sebagai  negara  persatuan
                  dengan beragam budaya, hanya dapat bertahan kuat jika didasarkan
                  pada pengelolaan pemerintahan yang mampu menjaga keseimbangan
                  antara prinsip kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan bagi seluruh
                  warga dan elemen kebangsaan. Tuntutan ini tidak hanya melibatkan
                  pemenuhan  hak  individu  dan  kelompok  masyarakat,  tetapi  juga
                  mengharuskan  kita  untuk  mengembangkan  solidaritas  sosial,  seperti
                  semangat  gotong  royong,  untuk  kesejahteraan  dan  kebahagiaan
                  seluruh  bangsa  (Latif,  2011).  Bagaimana  pendapat  Anda  tentang
                  pandangan ini?

                  5.3.3.  Sumber Politik
                  Dasar  politik  yang  membentuk  dinamika  hak  dan  kewajiban  negara
                  dan  warga  negara  Indonesia  adalah  hasil  dari  perubahan  UUD  NRI
                  1945  selama  periode  reformasi.  Pada  awal  reformasi,  sejumlah
                  tuntutan reformasi muncul di masyarakat, terutama yang disuarakan
                  oleh  mahasiswa  dan  pemuda.  Dapatkah  Anda  mengingat  beberapa
                  tuntutan reformasi tersebut? Beberapa di antaranya melibatkan:

                   1.  Amandemen UUD NRI 1945,
                   2.  Penghapusan doktrin Dwi Fungsi Angkatan Bersenjata Republik
                      Indonesia (ABRI),
                   3.  Penerapan  supremasi  hukum,  penghormatan  hak  asasi  manusia
                      (HAM),  serta  pemberantasan  korupsi,  kolusi,  dan  nepotisme
                      (KKN),


                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     97
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104