Page 176 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 176
9.6.2. Makna Bela Negara
Ada hubungan yang erat antara ketahanan nasional dan konsep bela
negara. Konsep bela negara menggambarkan bagaimana warga negara
berpartisipasi dalam usaha untuk melindungi dan memperkuat
ketahanan nasional Indonesia. Bagian dari upaya ini adalah
melibatkan warga negara dalam menghadapi atau merespons
ancaman terhadap keamanan nasional, yang merupakan esensi dari
ketahanan nasional, dan dilakukan melalui dua bentuk: bela negara
secara fisik dan nonfisik.
1. Bela Negara Secara Fisik
Ini melibatkan keterlibatan warga negara dalam upaya
pertahanan negara secara fisik. Menurut Undang-Undang No. 3
tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, warga negara dapat
berpartisipasi dalam bela negara secara fisik dengan menjadi
anggota Tentara Nasional Indonesia atau mengikuti Pelatihan
Dasar Kemiliteran. Saat ini, pelatihan dasar kemiliteran
diimplementasikan melalui program Rakyat Terlatih (Ratih).
Program ini terdiri dari berbagai unsur seperti Resimen
Mahasiswa, Perlawanan Rakyat, Pertahanan Sipil, Mitra Babinsa,
dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda, yang telah menjalani
Pendidikan Dasar Militer. Rakyat Terlatih memiliki empat fungsi,
termasuk menjaga ketertiban umum dan memberikan
perlindungan masyarakat pada masa damai.
2. Bela Negara Secara Nonfisik
Ini melibatkan warga negara dalam upaya bela negara tanpa
melibatkan senjata atau aspek fisik. Undang-Undang No. 3 Tahun
2002 tentang Pertahanan Negara menyatakan bahwa keterlibatan
warga negara dalam bela negara secara nonfisik dapat terjadi
melalui pendidikan kewarganegaraan dan pengabdian sesuai
dengan profesi mereka. Pendidikan kewarganegaraan bertujuan
untuk menginspirasi semangat cinta tanah air dan kebangsaan,
dan bisa diberikan di institusi pendidikan formal dan nonformal.
Selain itu, pengabdian bisa berwujud pengabdian kepada
masyarakat melalui berbagai cara seperti partisipasi dalam
kehidupan demokrasi, berkontribusi dalam pelestarian
lingkungan, mengabdikan diri pada kemanusiaan, atau
Pendidikan Kewarganegaraan 174

