Page 72 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 72

yang lebih adil dan pengembangan ekonomi yang merata di seluruh
                  wilayah  negara.  Ini  membantu  mengurangi  kesenjangan  sosial  dan
                  ekonomi.

                  Sedangkan  urgensi  dari  adanya  integrasi  nasional  yaitu  berperan
                  penting  dalam  menjaga  keamanan  negara.  Dengan  mempersatukan
                  seluruh sumber daya dan kekuatan, negara dapat melindungi diri dari
                  ancaman  eksternal  dan  internal  yang  lebih  baik.  Integrasi  nasional
                  memungkinkan  negara  untuk  mengembangkan  ekonominya  secara
                  lebih  efisien  dan  merata  serta  membantu  memelihara  hubungan
                  harmonis  antara  berbagai  kelompok  dalam  masyarakat.  Ini
                  mengurangi  risiko  konflik  sosial,  perpecahan,  dan  ketidakstabilan
                  yang dapat menghambat perkembangan negara.
                  Di  era  globalisasi,  integrasi  nasional  memungkinkan  negara  untuk
                  berperan  aktif  di  panggung  dunia.  Negara  yang  bersatu  memiliki
                  pengaruh  dan  kekuatan  yang  lebih  besar  dalam  hal  diplomasi
                  internasional  dan  kerja  sama.  Kesimpulannya,  esensi  dan  urgensi
                  integrasi nasional adalah untuk menciptakan kesatuan, stabilitas, dan
                  kesejahteraan  dalam  suatu  negara.  Integrasi  nasional  memainkan
                  peran  penting  dalam  menjaga  keamanan  dan  memfasilitasi
                  perkembangan  positif  di  semua  aspek  kehidupan  masyarakat
                  (Oktaviani & Dewi, 2021).


                  3.8.  Kesimpulan
                  Integrasi  nasional  berasal  dari  kata  integrasi  yang  berarti  tempat
                  dalam  suatu  keseluruhan.  Sedangkan  nasional  yang  berarti
                  persekutuan.  Integrasi  nasional  merupakan  proses  mempersatukan
                  bagian-bagian,  unsur  atau  elemen  yang  terpisah  dari  masyarakat
                  menjadi kesatuan sehingga menjadi suatu bangsa. Jenis jenis integrasi
                  mencakup integrasi bangsa, integrasi wilayah, integrasi nilai, integrasi
                  elit-massa,  dan  integrasi  tingkah  laku  (perilaku  integratif).  Adapun
                  dimensi integrasi mencakup integrasi vertikal dan horizontal, sedang
                  aspek integrasi meliputi aspek politik, ekonomi, dan sosial budaya.
                  Integrasi berkebalikan dengan disintegrasi. Jika integrasi menyiratkan
                  adanya  keterpaduan,  kesatuan  dan  kesepakatan  atau  konsensus,
                  disintegrasi  menyiratkan  adanya  keterpecahan,  pertentangan,  dan
                  konflik. Model integrasi yang berlangsung di Indonesia adalah model



                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     70
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77