Page 57 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 57

Dari  ketiga  jenis  integrasi  diatas,  menurut  Miller  &  Weiner  (1994)
                  dalam  bukunya  “Migration  and  Security:  The  Political  Economy  of
                  International Migration” mengungkapkan integrasi politik lebih cocok
                  digunakan     untuk     mendefinisikan     integritas   dibandingkan
                  menggunakan  istilah  integrasi  nasional.  Karena,  integrasi  politik
                  merupakan  penyatuan  masyarakat  dengan  system  politik.  Terdapat
                  beberapa jenis integrasi politik yang bisa diidentifikasi:

                  1.  Integrasi  Bangsa,  merujuk  pada  upaya  untuk  menyatukan
                      berbagai kelompok etnis, budaya, atau agama dalam satu negara
                      dan  membangun  identitas  nasional  yang  kuat  di  antara  mereka.
                      Integrasi bangsa bertujuan menciptakan kesatuan dan solidaritas
                      di  antara  warga  negara  yang  memiliki  latar  belakang  yang
                      beragam.
                  2.  Integrasi  Wilayah,  integrasi  ini  terkait  dengan  upaya  untuk
                      menyatukan berbagai wilayah geografis dalam satu entitas politik
                      yang lebih besar. Ini sering terjadi dalam konteks penggabungan
                      negara atau pembentukan federasi.

                  3.  Integrasi  Nilai,  melibatkan  upaya  untuk  menyatukan  nilai-nilai
                      politik, sosial, atau budaya yang berbeda dalam masyarakat atau
                      negara.  Ini  bisa  mencakup  proses  harmonisasi  hukum,  norma
                      sosial, atau nilai-nilai moral.

                  4.  Integrasi  Elit-Massa,  integrasi  ini  berkaitan  dengan  hubungan
                      antara  elit  politik  dan  massa.  Integrasi  elit-massa  mencakup
                      upaya  untuk  menjembatani  kesenjangan  politik  antara  mereka
                      dan  memastikan  bahwa  kebijakan  yang  diambil  oleh  elit  politik
                      mencerminkan kepentingan dan aspirasi dari masyarakat luas.
                  5.  Integrasi  Tingkah  Laku  (Perilaku  Integratif),  berfokus  pada
                      perilaku politik individu atau kelompok yang mendukung upaya
                      integrasi.  Ini  bisa  mencakup  tindakan  seperti  partisipasi  dalam
                      pemilihan  umum,  berpartisipasi  dalam  kampanye  perdamaian,
                      atau  berkontribusi  dalam  proses  politik  yang  mendukung
                      integrasi.

                  Pemahaman  tentang  berbagai  jenis  integrasi  politik  ini  membantu
                  menganalisis dinamika politik dalam berbagai konteks, baik di tingkat
                  nasional  maupun  internasional,  serta  bagaimana  upaya  integrasi


                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     55
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62