Page 60 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 60

konsensus hilang atau ketika kelompok-kelompok yang berbeda tidak
                  lagi mampu bekerja sama secara efektif (Arfani, 2001).

                  Contoh  yang  sederhana  adalah  integrasi  dan  disintegrasi  dalam
                  konteks  sebuah  negara.  Integrasi  nasional  adalah  upaya  untuk
                  menyatukan berbagai kelompok etnis, budaya, dan sosial dalam satu
                  bangsa yang kuat. Ini menciptakan persatuan dan kesatuan di antara
                  warga negara. Di sisi lain, disintegrasi nasional adalah ketika konflik
                  etnis atau perpecahan politik menyebabkan negara itu pecah menjadi
                  kelompok-kelompok  yang  lebih  kecil  atau  bahkan  menyebabkan
                  perpecahan negara.
                  Dalam  konteks  yang  lebih  luas,  integrasi  dan  disintegrasi  memiliki
                  implikasi yang signifikan dalam politik, sosial, dan ekonomi. Integrasi
                  menciptakan  stabilitas  dan  pertumbuhan,  sementara  disintegrasi
                  dapat  mengarah  pada  konflik  dan  ketidakstabilan.  Oleh  karena  itu,
                  penting  untuk  memahami  dinamika  dan  faktor-faktor  yang
                  memengaruhi  baik  integrasi  maupun  disintegrasi  dalam  berbagai
                  konteks.


                  3.5.  Menggali SUmber Historis, Sosiologis, Politik
                        tentang Integrasi Nasional
                  Pada umumnya, tugas utama bagi negara yang baru merdeka adalah
                  memastikan integrasi nasional. Ini disebabkan oleh keinginan negara
                  baru  untuk  menyatukan  semua  warganya  dalam  satu  kesatuan  di
                  dalam  wilayah  negaranya.  Selanjutnya,  apakah  di  Indoensia  sendiri
                  pernah  mengalami  integrasi  sebelum  merdeka  pada  tanggal  17
                  Agustus 1945?

                  3.5.1.  Perkembangan sejarah integrasi di Indonesia

                  Perkembangan  sejarah  integrasi  di  Indonesia  merupakan  cerita
                  panjang tentang bagaimana negara ini berhasil menyatukan berbagai
                  kelompok  etnis,  budaya,  agama,  dan  bahasa  yang  beragam  menjadi
                  satu  bangsa  yang  kuat.  Berikut  adalah  beberapa  titik  penting  dalam
                  perkembangan sejarah integrasi di Indonesia (Nasikun, 2000):
                  1.  Model Integrasi Imperium atau Kerajaan Majapahit pada abad ke-
                      14.  Majapahit  adalah  salah  satu  kerajaan  besar  di  wilayah
                      Indonesia  yang  mencapai  puncak  kejayaannya.  Model  integrasi



                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     58
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65