Page 54 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 54

mereka  dan  berpartisipasi  dalam  pembangunan  negara  tersebut
                      dengan merasa sebagai bagian dari kesatuan nasional.

                  2.  Ernest  Gellner,  mendefinisikan  integrasi  nasional  sebagai  proses
                      transformasi  masyarakat  agraris  menjadi  masyarakat  industri
                      yang  lebih  homogen  dan  terstruktur  berdasarkan  bahasa  dan
                      budaya bersama.
                  3.  Benedict  Anderson,  menggambarkan  integrasi  nasional  sebagai
                      “pemikiran  tentang  bangsa”  yang  tercipta  melalui  proses
                      pembentukan identitas bersama dan perasaan solidaritas di antara
                      warga  negara,  seringkali  didorong  oleh  media  massa  dan
                      perubahan sosial-politik.

                  4.  Horace  Miner,  memandang  integrasi  nasional  sebagai  proses
                      penciptaan  kesatuan  dan  identitas  nasional  yang  lebih  besar
                      melalui  pendidikan,  bahasa,  dan  budaya  bersama  yang
                      diperjuangkan oleh negara.

                  5.  Karl  Deutsch,  mengemukakan  bahwa  integrasi  nasional  adalah
                      proses  di  mana  interaksi  antarindividu  dan  kelompok  di  dalam
                      suatu  negara  mengarah  pada  pembentukan  jaringan  sosial  yang
                      mengikat  seluruh  masyarakat,  sehingga  menciptakan  perasaan
                      saling ketergantungan dan kepentingan bersama.
                  6.  Donald  L.  Horowitz,  menekankan  pentingnya  konstitusi  yang
                      inklusif  dan  pengaturan  politik  yang  adil  dalam  memfasilitasi
                      integrasi  nasional,  khususnya  dalam  negara-negara  dengan
                      keragaman etnis atau agama yang tinggi.

                  Setiap definisi di atas memberikan pandangan yang berbeda tentang
                  integrasi  nasional,  namun  umumnya  mengacu  pada  upaya
                  membangun kesatuan, persatuan, dan identitas bersama dalam suatu
                  negara  yang  bisa  terdiri  dari  beragam  kelompok  etnis,  budaya,  atau
                  agama. Integrasi nasional menjadi penting untuk memelihara stabilitas
                  dan koherensi dalam suatu masyarakat yang beragam.

                  3.2.  Jenis Integrasi

                  Merek dapat dibedakan menjadi 3 jenis  yaitu merek dagang , merek
                  jasa serta merek kolektif. Merek Kolektif merupakan jenis merek baru




                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     52
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59